Inilah 10 Tempat Wisata Bersejarah Di Jogja Yang Harus Kamu Kunjungi

Tau gak guys, kalau Jogjakarta pernah dijadikan sebagai Ibukota Republik Indonesia pada tahun 1946 hingga 1949 silam? Provinsi DIY secara keseluruhan memiliki nilai sejarah yang tak ternilai dan memiliki peranan penting dalam pembentukan pemerintahan Republik Indonesia.

Nah, kalau kamu lagi di Jogja, atau mau liburan ke Jogja, jangan lewatin deh tempat wisata berikut ini. Kenapa? Karena tempat wisata yang akan TempatAsik.Com ulas kali ini menyimpan begitu banyak kisah yang perlu kamu ketahui guys. Penasaran dengan info tempat wisata bersejarah ini? Yuk, kita lihat 10 Tempat Wisata Bersejarah Di Jogja Yang Harus Kamu Kunjungi

1. Masjid Gedhe Kauman, Simbol Kejayaan Islam Mataram

id.wikipediaorg
Masjid Kauman Jogja – Foto via id.wikipedia.org

Masjid Gedhe Kauman Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat adalah Masjid Raya Kesultanan Yogyakarta guys. Masjid ini terletak tepat di sebelah barat dari alun – alun Jogja. Masjid Gedhe Kauman ini dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I bersama Kyai Fatih Ibrahim Diponingrat, seorang penghulu Kraton pertama.

FYI, Masjid Kauman merupakan simbol Kerajaan Islam Mataram, dan masjid ini merupakan masjid tertua di Indonesia karena dibangun pada 29 Mei 1773.

Masjid Kauman terletak di Kampung Kauman Jogjakarta, untuk menuju kesini kamu bisa berkendara, setelah melewati Malioboro belok ke kanan ke jalan K.H Dahlan, setelah melewati RSU PKU Muhammadiyah kamu akan melihat gapura Kauman tepat disebelah selatan/kiri.

2. Benteng Vredeburg

myfgncomc
Benteng Vredeburg – Foto via myfgn.com

Benteng Vredeburg merupakan salah satu wisata sejarah yang ada di Jogjakarta, benteng ini merupakan museum perjuangan nasional Indonesia dan kini menjadi salah satu destinasi wisata edukasi baik itu mengenai seni, kebudayaan juga ilmu pengetahuan sejarah.

Benteng Vredeburg terletak tak jauh dari Keraton Kesultanan Yogyakarta, lokasinya terletak di Jalan Ahmad Yani atau lebih dikenal dengan jalan Malioboro, karena lokasinya tepat di ujung jalan Malioboro.

BACA JUGA:  Pesona Pulau Rupat, Keindahan Mutiara Di Ujung Utara Indonesia

3. Monumen Serangan Umum 1 Maret

ruggedmomcom
Monumen Serangan Umum 1 Maret – Foto via ruggedmom.com

Gak jauh dari Benteng Vredeburg, terdapat sebuah Monumen Serangan Umum 1 Maret. Posisi monumen ini tepat berada di seberang Kantor Pos Besar Yogyakartaguys.FYI, monumen ini dibangun untuk memperingati serangan umum yang dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia yang dikomandoi oleh Letnan Kolonel Soeharto, saat itu Indonesia sudah dianggap lumpuh oleh Belanda, dan untuk menunjukkan taring nya, TNI melakukan serangan tepat pada tanggal 1 Maret 1949.

Untuk menuju ke lokasi ini, kamu cukup berjalan lurus dari jalan Malioboro Jogja ke arah selatan hingga ketemu perempatan Kantor Pos Besar Jogjakarta.

4. Makam Imogiri, Makam Para Raja Mataram

gudegnet
Makam Imogiri Jogja – Foto via gudeg.net

Wah, apa asiknya ya berwisata ke pemakaman? Mungkin kamu bertanya demikian kan guys. Ini alasannya guys, Pertama, ketika berkunjung ke makam, kita akan selalu ingat kematian, otomatis kita akan menambah keimanan. Kedua, Makam Imogiri merupakan makam bersejarah yang ada di Yogyakarta, makam Imogiri merupakan komplek pemakaman Raja – Raja Mataram dan juga keluarganya.

FYI, makam Imogiri ini didirikan antara tahun 1632 – 1640M oleh Sultan Agung Adi Prabu Hanyokrokusumo yang merupakan Sultan Mataram Ke-3 dan keturunan dari Panembahan Senopati, Raja Mataram Ke – 3.

Untuk memasuki kawasan Makam Imogiri gak sembarangan loh guys, kamu harus mengenakan pakaian tradisional Mataram. Pria harus mengenakan pakaian peranakan berupa basekap berwarna hitam atau biru tua bergaris – garis, tanpa memakai keris, atau hanya mengenakan jarit tanpa baju. Dan untuk wanita harus mengenakan kemben, dan tidak dibolehkan memakai perhiasan. Tertarik menambah ilmu sejarah guys?

5. Museum Dharma Wiratama, Menyaksikan Kehebatan TNI AD

sastraperancisugm12.blogspotcom
Museum TNI AD Dharma Wiratama – Foto via sastraperancisugm12.blogspot.com

Museum Dharga Wiratama terletak di Jalan Jend. Sudirman No. 75 Yogyakarta. Bagi kamu pecinta dunia militer, tempat yang satu ini wajib kamu kunjungi saat berada di Jogja.

BACA JUGA:  Inilah 14 Tempat Wisata di Ubud Bali Yang Paling Diminati Wisatawan Dunia

Pada tahun 1950 – 1980 gedung ini digunakan sebagai Markas Komando Resirem (makorem), dan mulai dari tahun 1980 gedung di beralih menjadi Museum Dharma Wiratama Yogakarta, hinnga sekarang.

Kalau kamu mau tau kehebatan TNI Angkatan Darat, kamu harus mampir kesini, disini terdapat begitu banyak koleksi bersejarah, mulai dari Tank Stuart MK I dan II bautan Amerika, hingga samurai, golok, pistol ada di museum ini.

6. Istana Negara, Gedung Agung Yogyakarta

yogyakarta.panduanwisataid
Istana Presiden – Foto via yogyakarta.panduanwisata.id

Istana Negara Jogja dikenal dengan nama gedung Agung, lokasinya berada di Jalan Ahmad Yani/Malioboro Jogja. Gedung Agung ini terletak tepat di jantung Kota Jogjakarta dan menempati lahan seluas 43,585m2.

Gedung utama komplek istana ini mulai dibangun pada Mei 1824 dan di prakarsai oleh Anthony Hendriks Smissaerat, Residen Yogyakarta ke-18 (1823-1825) yang menghendaki adanya “istana” yang berwibawa bagi residen-residen Belanda sedangkan arsiteknya adalah A Payen.

Pada 6 Januari 1946, Jogjakarta di tunjuk menjadi Ibukota Negara Indonesia dan istana ini berubah menjadi istana kepresidenan.

7. Museum Batik Dan Sulaman Yogyakarta

navigasi-budaya.jogjaprov.goid
Museum Batik Jogja – Foto via navigasi-budaya.jogjaprov.go.id

Museum Batik Yogyakarta adalah museum batik pertama di Jogja dan pada tahun 2001 museum ini memperoleh penghargaan dari MURI sebagai pemrakarsa berdiriya Museum Sulaman pertama di Indonesia guys.

Museum yang tertelak di Jalan Dr. Sutomo Jogjakrta ini menyimpan sebanya 1.259 koleksi, terdiri dari kain batik, peralatan membatik seperti canting tulis, canting cat, bahan warna tradisional, malam batik dan juga parafin.

Museum ini diresmikan pada 12 Mei 1977 oleh Kanwil P&K Daerah Istimewa Yogyakarta, dan FYI guys, koleksi tertua di museum ini buatan tahun 1840 dan sudah berusia 176 tahun loh guys. WOW banget kan!!

BACA JUGA:  Bedugul Bali, Tempat Wisata Populer di Pulau Dewata

8. Kotagede, Kawasan Bersejarah Di Jogjakarta

initempatwisatacom
Penamapakan di salah satu sudut Kotagede – Foto via initempatwisata.com

Kotagede adalah nama sebuah kawasan yang terletak di Jogja guys. Kotagede menyimpan banyak sejarah terutama kisah lahirnya kerajaan Islam Mataram loh guys. Singkat cerita, dinamakan sebagai Kotagede karena dahulu kawasan ini adalah merupakan desa kecil yang berubah menjadi hutan karena ditinggalkan oleh masyarakatnya. Kemudian kawasan ini dibangun oleh Ki Gede Pemanahan atas hadiah yang diberikan oleh Sultan Hadiwijaya kepadanya. Semakin berjalannya waktu maka kawasan ini semakin ramai hingga disebutlah sebagai Kotagede atau Kota Besar.

Kalau kamu berwisata ke kawasan ini, kamu akan menemukan bangunan – bangunan kuno berusia ratusan serta mengingatkan kebudayaan mataram pada abad ke 16 Masehi. Bagi kamu pecinta perak dan batik, tempat ini adalah gudang nya. Sebab sebagian besar masyarakat Kotagede mengabdikan dirinya sebagai pengrajin perak dan juga batikguys.

9. Museum Perjuangan Yogyakarta

hiddenjogja.wordpresscom
Museum Perjuangan – Foto via hiddenjogja.wordpress.com

Museum Perjuangan adalah sebuah museum yang sengaja didirikan untuk mengenang sejarah perjuangan Bangsa Indonesia dan mengenang setengah abad masa Kebangkitan Nasional.

Museum yang terletak di Jalan Kolonel Sugiyono No. 24 Yogyakarta ini dibangun pada 17 Agustus 1959 dan peletakan batu pertama dilakukan oleh Sri Paku Alam VIII.

Bangunan museum ini cukup artistikguys, pada bagian atas nya bangunan ini terinspirasi gaya arsitektur kekaisaran Romawi Kuno, sementara pada bagian bawahnya diadaptasi dari gaya bangunan Candi Mataram Hindu.

10. Monumen Jogja Kembali, Monjali

flickrcom
Monjali- Foto via flickr.com

Monumen Jogja Kembali atau masyarakat Jogja biasa menyebutnya Monjali merupakan monumen bersejarah yang ada di Jogja. Monumen ini merupakan tanda bahwa TNI sukses merebut kembali Jogjakarta atas penjajahan Belanda.

Monumen ini mulai dibangun pada 29 Juni 1985 dengan upacara tradisional penanaman kepala kerbau dan peletakan batu pertama oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Sri Paduka Paku Alam VIII.

Nah guys, kalau kamu pengen mengenal Jogja lebih dekat kamu harus mampir ke sepuluh tempat bersejarah ini. Selain menambah wawasan, kamu juga kan semakin cinta dengan Indonesia khusus nya Yogyakarta.