Kenali 7 Perbedaan Bos Dengan Pemimpin Ini. Resep Anti Kegagalan Karir Kamu!

Kesuksesan karir seseorang ditentukan oleh banyak faktor, seperti modal uang, impian yang jelas, strategi yang bagus, komitmen dan juga konsistensi. Tapi, ada satu faktor yang sangat penting dalam menunjang kesuksesan karir setiap orang, yaitu leadership atau kepemimpinan.

Banyak orang beranggapan pemimpin sama halnya dengan bos yang ada di instansi atau perusahaan tertentu, padahal anggapan tersebut belum tentu benar loh guys.

Gak keren banget kan kalo sampai impian kamu gagal kecapai hanya karena kamu belum ngerti perbedaan bos dengan pemimpin. Selain mengetahui perbedaan bos dan pemimpin, kamu juga harus belajar bagaimana cara memimpin yang benar.

Yuk kita kenali 7 perbedaan bos dengan pemimpin dari kebiasaannya. Supaya bisa makin sukses karirnya di dunia dan juga akhirat.

1. Bos itu punya bawahan, sementara Pemimpin punya pengikut

via budigomo.wordpress.com

Apasih bedanya? Kan bawahan sama pengikut sama – sama anggota dari seorang atasan.

Begini guys, perbedaan bos dengan pemimpin yang satu ini bisa kamu lihat dari kebiasaan orang – orang yang berada dalam organisasi, perusahaan atau instansi tersebut.

BACA JUGA:  Istri Idaman Adalah Seorang Bidan Atau Perawat. Gak Percaya? Ini 6 Keuntungan Jika Istri Kamu Adalah Bidan Ataupun Perawat

Seorang bawahan melakukan segala aktivitasnya karena adanya instruksi dari atasannya alias si bos. Sementara seorang pengikut biasanya melakukan aktivitasnya secara sukarela tanpa paksaan dari siapapun.

Seorang bos mendapatkan bawahan tanpa proses pembentukan sumber daya terlebih dahulu, mereka memang dipersiapkan untuk mengatur sumber daya manusia yang sudah ada sebelumnya dengan mengerjakan semua standar opersaional yang sudah dibuat.

Sementara seorang pemimpin mendapatkan pengikut melalui proses yang panjang, mulai dari pendekatan secara persuasif, menjalin hubungan baik hingga pada akhirnya menetapkan tujuan secara bersama – sama.

2. Bos itu senengnya kasi perintah, Kalau si Pemimpin senengnya ngajak bareng.

via facebook.com

Pernah ketemu dengan orang yang seneng memberi perintah kepada bawahannya? Misalnya begini :

“Hei..kamu kerjain ini ya, itu ya dan bla bla bla”.

Nah, orang seperti ini adalah orang yang masuk kategori ‘bossy’ alias suka ngebos. Kekuatan yang Ia pakai adalah struktur organisasi dan juga reward dan punishment. Kalo kamu seorang pebisnis apalagi pemula, jangan coba – coba lakukan ini, benih – benih kehancuran akan datang kepadamu.

Seorang pemimpin itu senengnya ngajak bareng. Misalnya begini :

“Cara kenalan dengan costumer itu seperti ini, yuk kita praktekin biar sama – sama paham”.

Pemimpin sangat bersemangat dalam hal bekerjasama, biasanya mereka akan mengajak tim nya untuk melakukan pekerjaan dengan gotong royong. Kekutatan yang digunakan oleh seorang pemimpin adalah kemampuan mengelola impian masing – masing anggotanya.

3. Si Bos hidup dengan jabatannya. Kalau Pemimpin hidup dengan visinya.

via strategidanbisnis.com

Perbedaan bos dengan pemimpin yang paling dasar terletak pada visinya. Seorang bos dihormati oleh bawahannya karena posisi yang ia duduki saat itu. Sementara seorang pemimpin dihargai karena sebuah visi besar yang Ia punya.

BACA JUGA:  5 Tokoh Tenaga Kesehatan Indonesia Yang Sangat Menginspirasi Generasi Muda

Coba lihat Presiden Ir. Soekarno, kenapa begitu banyak rakyat Indonesia saat itu yang semangat karena dirinya, apa penyebabnya? Karena Visi beliau yang luar biasa, bahkan masih kokoh hingga saat ini.

Coba lihat para bos, ketika jabatan hilang dari pundaknya, kehormatan pun hilang dari kehidupannya, karena saat jadi atasan Ia Cuma mengandalkan kekuatan jabatan. Jangan seperti ini yaa!

4. Saat ada masalah, Si Bos akan memberitahukan kesalahan bawahan. Sebaliknya Pemimpin akan bertanya, bagaimana persoalannya?”

via facebook.com

Saat bawahan sedang bermasalah, entah itu pekerjaan ataupun urusan pribadinya, maka Si Bos akan ngomel dan memberitahukan kesalahan – kesalahan si bawahan. Padahal tanpa perlu dikasi tau, kan yang punya salah udah ngerti. Hehe

Sementara pemimpin, dia akan bertanya mengenai persoalan yang sedang terjadi, dan kemudian memberikan solusi terbaik. Itulah jiwa pemimpin.

5. Bos itu suka ngomel, kalo Pemimpin sukanya mendengarkan.

via www.quickanddirtytips.com

Kalo kamu suka ngomel berarti kamu masuk kategori ‘bossy’. Bos itu seneng banget ngomel ama bawahan, kenapa begini lah, kenapa begitu lah, tanpa mau tau apa sebenarnya kesulitan yang dialami bawahan.

Kalo pemimpin senengnya mendengarkan, walopun pada waktu ternentu banyak ngomong juga. Pemimpin akan mendengarkan setiap keluhan yang ada, kemudian akan memberikan solusi terbaik.

Type pemimpin yang satu ini adalah tipe yang paling disukai banyak wanita guys, karena wanita itu senengnya ngomel dan pengennya pasangannya menjadi pendengar yang baik.

6. Bos itu taunya Cuma kasi instruksi. Kalau Pemimpin memberi contoh.

via facebook.com

Seorang bos hanya bisa memberikan instruksi, padahal Ia sendiri gak tau bagaimana praktik yang sebenarnya. Seakan – akan dia adalah pakar dalam bidang tersebut, padahal terjun secara langsung belum pernah.

BACA JUGA:  MEDAN!!! 5 Rumah Sakit Mewah Ini Bisa Kamu Nikmati Fasilitasnya Secara GRATIS, Apalagi Pengguna Kartu Sakti BPJS

Berbeda dengan pemimpin, mereka akan memberikan contoh terlebih dahulu. Kemudian mendelegasikannya ke para anggota atau pengikut, dengan cara mengawasinya hingga para pengikutnya benar – benar paham.

7. Seorang Bos itu punya sikap ke ‘aku’ an. Sementara Pemimpin mengutamakan kebersamaan.

via facebook.com

Saat memberikan instruksi, seorang bos kan menonjolkan sikap ‘bossy’ nya dengan mengatakan :

“ saya tidak mau pekerjaan ini gagal”

Sementara pemimpin dalam melakukan sosialisasi akan mengatakan hal yang berbeda :

“ Kita tidak boleh gagal dalam melakukan tugas ini”

Begitulah kira – kira perbedaan bos dengan pemimpin yang perlu kita sadari agar kita bisa menghindari kegagalan yang mungkin muncul karena sikap ‘bossy’ yang kita miliki.

Setiap orang punya kedua jiwa ini, jiwa ngebos dan jiwa pemimpin, tinggal kamu pilih sendiri mau asah yang mana. Kalau mau sukses dunia akhirat, asahlah sisi kepemimpinan kamu. Sukses terus yaaa!