6 Tempat Wisata Di Banda Aceh Yang Hits Banget Di Sosial Media

Tempat wisata di Banda Aceh pasca Tsunami 26 Desember 2004 silam sudah semakin baik dan cantik guys. Banyak tempat wisata baru bermunculan di Banda Aceh, salah satunya adalah museum Tsunami.

Nah guys, kalau mau dolan – dolan ke Sabang jangan lupa mampir juga di Kota Banda Aceh dan sekitarnya, kamu bisa menyaksikan begitu banyak perubahan di Kota berjuluk Serambi Mekkah ini.

Teruntuk kamu yang berencana berkunjung ke Kota Banda Aceh, jangan lewatkan tempat wisata di Banda Aceh yang menarik berikut ini.

6 tempat wisata di Banda Aceh yang hits banget di sosial media

1. Pantai Lampuuk

pantai lapuuk
Pantai Lapuuk – via Youtube.com

Salah satu pantai yang paling parah terdampak oleh tsunami 2004 silam adalah pantai Lampuuk. Pantai yang dikenal sebagai primadona pariwisata Aceh ini sebenarnya tidak berada di Banda Aceh melainkan Aceh Besar, hanya saja lokasinya cukup dekat dari Banda Aceh yaitu sektiar 20 kilometer saja.

Pantai Lampuuk sangat cocok untuk dijadikan spot selancar karena ombak lautnya yang cukup kencang. Pengen liat tukik atau konservasi penyu, di Pantai Lampuuk lah tempatnya.

Pantai dengan pasir putih dan ditumbuhi pepohonan pinus yang indah menambah suasana eksotis pantai ini. Gak bakalan rugi deh kalo nyempatin waktu untuk mampir kesini. Kalo dilihat sepintas keadaan alamnya hampir mirip kaya Pantai Goa Cemara yang ada di Bantul Yogyakarta.

Pantai Lampuuk terletak di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Jarak dari Kota Banda Aceh sekitar 20 kilometer, bisa ditempuh dengan kendaraan pribadi dan juga umum. Menggunakan Labi – labi (sebutan angkot di Aceh) bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 35 menit.

2. Museum Sejarah Aceh

museum sejarah aceh
Museum Sejarah Aceh – via atjehliterature.blogspot.co.id

Kamu yang seneng dengan wisata sejarah harus mampir ke Museum Sejarah Aceh. Museum ini menyimpan begitu banyak cerita terkait sejarah perkembangan Aceh dari masa ke masa, termasuk sejarah sebelum Indonesia terbentuk kamu bisa pelajari disini.

Museum Sejarah Aceh terletak di jalan Alauddin Mahmud Syah, Banda Aceh. Didirikan pada masa pemerintahan Hindia – Belanda pada tanggal 31 juli 1915 oleh Gubernur Sipil dan Militer Aceh Jenderal H.N.A Swart.

BACA JUGA:  Inilah 10 Tempat Wisata Bersejarah Di Jogja Yang Harus Kamu Kunjungi

Gaya bangunan dari museum ini adalah khas dan identik dengan rumah tadisional Aceh atau lebih dikenal dengan Rumoh Aceh.

Koleksi benda bersajarah Aceh bisa kamu temukan di museum ini, salah satu koleksi fenomenal dan sangat populer dari museum ini adalah sebuah lonceng yang telah berusia 1400 tahun.

Lonceng yang diberi nama ‘Lonceng Cakra Donya’ ini merupakan hadiah yang diberikan kaisar China dari dinasti Ming kepada Sultan Pasai pada abad ke – 15. Woow, klasik banget kan guys.

3. Masjid Raya Baiturrahman

masjid raya baiturrahman
Masjid Raya Baiturrahman – via sukatravelling.com

Masjid Raya Baiturrahman merupakan simbol kejayaan Ummat Islam di Aceh, selain difungsikan sebagai tempat ibadah, masjid ini juga mampu menarik wisatawan untuk berkunjung ke Banda Aceh lho guys.

Masjid megah ini telah mendapatkan predikat ‘Daya Tarik Wisata Terbaik’ dalam kompetisi Pariwisata Halal Dunia di Abu Dhabi, gak cuma wisatawan lokal, wisatawan mancanegara pun kepincut dengan keindahan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.

Terletak di jantung Kota Banda Aceh, Masjid Raya Baiturrahman merupakan masjid Kesultanan yang dibangun oleh Sultan Iskandar Muda pada tahun 1022 Hijiyah/ 1612 Masehi, atau sekitar 395 tahun silam guys. Woooww!

Daya tarik dari masjid ini terletak pada arsitekur nya yang sangat indah dan sudah pasti karena sejarah yang melekat pada Masjid Raya Baiturrahman.

Jika dilihat sejarahnya, masjid ini ternyata pernah di bakar pada masa agresi militer yang dilakukan oleh Belanda pada tanggal 1290 Hijriyah / 10 April 1873 Masehi. Namun, untuk meredam amarah Bangsa Aceh pada masa itu, maka masjid ini dibangun kembali pada tahun 1877.

Sejarah fenomenal yang masih segar dalam ingatan adalah saat terjadi musibah dahsyat tsunami di Aceh yang menewaskan lebih dari 150.000 jiwa, saat itu Masjid Raya Baiturrahman berdiri kokoh ditengah terjangan air laut yang menghancurkan semua yang dilewati.

Kini wajah Masjid Raya Baiturrahman mulai dipoles oleh pemerintah Aceh, kamu yang belum pernah mampir ke masjid ini atau cuma liat – liat dari foto doang bakalan kaget ngeliat penampilan baru dari Masjid ini.

BACA JUGA:  Masjid Istiqlal Destinasi Wisata Religi Populer Di Jakarta

Dengan memakan biaya yang cukup fantastis, kini Masjid Raya Baiturrahman punya suasana yang mirip dengan Masjid Nabawi di Madinah, Arab Saudi. Payung – payung electrik berdiri kokoh di atas lantai murmer yang sebelumnya hanyalah tumpukan rumput.

Hmmm…jadi pengen sholat disini deeh. Buat yang jomblo tunggu apalagi, efter wedding disini, tantangan buat kamu nih untuk menikah segera!! Hehe

4. Museum Tsunami Aceh

tempat wisata di banda aceh-museum tsunami aceh
Museum Tsunami Aceh – via pinterest.com

Yang belum menikah atau masih jomblo dilarang masuk ke museum ini yah, ntar di bully sama arsitek nya Pak Ridwan Kamil. Hehe, becanda lho…jangan nangis laah.

Yah begitulah kebiasaan Ridwan Kamil yang kini menjabat sebagai Wali Kota Bandung, suka ngebully para jomblo. Tapi disini kita gak bakal nyeritain beliau kok, tapi nyeritain karyanya yang fenomenal ini.

Museum Tsunami Aceh dibuka pada tahun 2009 dan sengaja dibangun untuk mengenang kisah pilu tsunami Aceh, para korban tsunami dan penghargaan atas negara – negara yang turut andil dalam pemulihan pada masa itu.

Museum tsunami Aceh ini juga dipergunakan sebagai pusat penelitian dan pembelajaran tentang bencana tsunami serta dijadikan juga sebagai pusat evakuasi jika suatu saat bencana yang tidak diinginkan ini kembali lagi.

Selain megah, bangunan indah yang di arsiteki Kang Emil ini memiliki banyak makna dari setiap landscape nya. Misalnya saja, saat memasuki gedung museum bergaya panggung ini kamu harus melewati lorong sempit dan gelap yang berada diantara dua dinding air yang menjulang tinggi. Melaui design ini seakan – akan Kang Emil mengajak kita untuk merasakan suasana menegangkan saat tsunami itu terjadi.

Bangunan ini terdiri dari empat lantai, pada bagian langit – langit gedung ini kamu akan melihat banyak bendera negara – negara yang turut membantu Indonesia dalam pemulihan pasca tsunami, ini merupakan simbol penghargaan yang diberikan kepada mereka.

Museum Tsunami Aceh terletak di pusat kota Banda Aceh, tepatnya di Jalan Sultan Iskandar Muda, berdekatan dengan lapangan Blang Padang dan sektiar 400 meter dari tempat wisata religi Masjid Baiturrahman.

5. Kapal PLTD Apung

Kapal PLTD Apung
Kapal PLTD Apung – via lalaboy.wordpress.com

Dahsatnya tsunami Aceh tahun 2004 silam bisa terlihat dari tempat wisata sejarah tsunami yang satu ini. Kapal PLTD Apung seberat 2.600 ton bisa diseret oleh air hingga sejauh 5 kilometer tanpa bantuan mesin kapal. Luar biasaa.

BACA JUGA:  Candi Ijo, Keindahan yang Tersembunyi di Atas Ketinggian Kota Jogja

Dulunya kapal ini berfungsi sebagai sumber tenaga listrik bertenaga diesel yang menyuplai wilayah Ulee Lheue, tempat kapal ini ngetem waktu itu. Namun, dengan kekuatan alam kapal dengan luas 1.900 meter persegi dan panjang 63 meter dengan berat 2.600 ton, kini kapal ini bersandar di pemukiman warga di Punge Blang Cut, Banda Aceh.

Kapal PLTD Apung kini menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke Banda Aceh, selain untuk foto – foto, rasa penasaran bagaimana kedahsyatan tsunami Aceh membuat minat wisatawan semakin tinggi untuk berkunjung kesini.

Kalau mau melihat kisah pilu melalui gambaran foto pasca tsunami pada waktu itu, di sekitar kapal ini juga telah dibangun sebuah ruangan untuk menyimpan berbagai koleksi foto saat kejadian tsunami.

Agar keimanan kita bertambah dan rasa syukur kepada Tuhan semakin meningkat serta ketaqwaan tak cepat pudar, sepertinya harus mampir kesini deh.

6. Kapal Di Atas Rumah

kapal di atas rumah
Kapal di Atas Rumah – via galleryaceh.blogspot.co.id

Salah satu tempat wisata di Banda Aceh yang unik, menarik dan mematahkan semua logika manusia adalah kapal nelayan yang berdiri gagah diatas sebuah rumah warga. Kapal yang tersangkut di atas rumah ini adalah sebuah bukti bagaimana dahsyatnya tsunami pada masa itu.

Kini, selain dijadikan salah satu monumen peristiwa bersejarah di Aceh, kapal di atas rumah ini menjadi salah satu daya tarik tempat wisata di Banda Aceh.Wisatawan tak henti – henti berkunjung ke salah satu monumen tsunami bersejarah ini.

Lokasi wisata kapal di atas rumah ini terletak di daerah Gampong Lampulo, Banda Aceh. Untuk tiba ditempat ini sangat mudah, lokasinya nggak jauh dari Puskesmas Lampulo, tepat di belakang Sekolah Dasar (SD) Coca Cola Banda Aceh.

Sahabat asik yang kami cintai, itu tadi beberapa tempat wisata di Banda Aceh yang menarik. Masih banyak destinasi wisata menarik lainnya di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam (NAD), banyak pulau kecil nan indah, pantai – pantai yang eksotis dan kebudayaannya yang luar biasa.

Jangan lupa eksplore wisata di Banda Aceh yah.

Tinggalkan Balasan